Okaeri ^^

Welcome to my blog :)

Monday, 29 October 2012

Waspadai Zat Kimia dalam Shampo


Apa itu shampoo?

Sampo adalah sejenis cairan, seperti sabun, yang berfungsi untuk meningkatkan tegangan permukaan kulit (umumnya kulit kepala) sehingga dapat meluruhkan kotoran (membersihkan).  Kegiatan membersihkan kulit kepala dan rambut ini disebut keramas. Pada saat keramas, individu dianggap melakukan perawatan dengan mencuci rambut dan kulit kepala agar bersih dari minyak, debu, serpihan kulit, dan kotoran lain yang menempel dirambut seiring aktivitas yang dilakukannya.
Dalam pengertian ilmiahnya, sampo didefinisikan sebagai yaitu sediaan yang mengandung surfaktan dalam bentuk yang cocok dan berguna untuk menghilangkan kotoran yang melekat pada rambut dan kulit kepala agar tidak membahayakan rambut, kulit kepala, dan kesehatan si pemakai.
Sampo pada umumnya digunakan dengan mencampurkannya dengan air dengan tujuan untuk melarutkan minyak alami yang dikeluarkan oleh tubuh untuk melindungi rambut dan membersihkan kotoran yang melekat.  Namun tidak semua sampo berupa cairan atau digunakan dengan campuran air, ada juga sampo kering berupa serbuk yang tidak menggunakan air.  Sampo kering ini selain digunakan oleh manusia, lebih umum digunakan untuk binatang peliharaan seperti kucing yang tidak menyukai bersentuhan dengan air ataupun anjing. Beberapa industri yang memproduksi sampo atau perawatan rambut umumnya juga mengeluarkan produk kondisioner dengan tujuan untuk mempermudah pengguna sampo menata kembali rambutnya.

Apa itu ketombe?
Ketombe adalah penumpahan kulit pada kulit kepala yang mengarah pada serpihan putih di kepala, leher, dan bahu.
Gejala umum ketombe biasanya munculnya serpihan putih pada rambut. Serpihan tampak berminyak serpihan kulit mati di rambut dan pada bahu dan kulit kepala. Kulit kepala dapat terlalu kering atau berminyak.
Ketombe dapat disebabkan oleh bentuk dari suatu kondisi kulit yang disebut eksim, yang menyebabkan peningkatan penumpahan sel-sel kulit kepala yang normal. Ketombe juga dapat disebabkan oleh infeksi jamur. Perubahan hormonal atau musiman juga dapat membuat ketombe parah.
Beberapa hal yang memicu terjadinya ketombe adalah :
  • Umur
    Ketombe biasanya dimulai pada dewasa muda dan berlanjut sampai usia pertengahan. Itu tidak berarti orang dewasa tidak mendapatkan ketombe, namun. Bagi sebagian orang, masalah ketombe dapat berlangsung seumur hidup.
  • Menjadi laki-laki
Karena laki-laki lebih memiliki ketombe, beberapa peneliti berpikir hormon laki-laki mungkin memainkan peran dalam ketombe. Pria juga memiliki lebih besar kelenjar penghasil minyak pada kulit kepala mereka, yang dapat berkontribusi untuk ketombe.
  • Menggunakan minyak rambut
Memiliki kulit berminyak dan rambut berlebihan membuat Anda lebih rentan terhadap ketombe. 
  • Diet
    Jika diet Anda kurang makanan tinggi seng, vitamin B atau jenis lemak tertentu, Anda mungkin lebih cenderung memiliki ketombe.
  • Penyakit tertentu
Untuk alasan yang tidak jelas, orang dewasa dengan penyakit saraf, seperti penyakit Parkinson, lebih mungkin untuk mengembangkan dermatitis seboroik dan ketombe. Jadi orang-orang pulih dari kondisi stres, terutama serangan jantung dan stroke, dan orang-orang dengan bermasalah dengan sistem kekebalan tubuh.

Di TV iklan sampo bisa kita liat setiap hari, mulai dari yang anti ketombe, anti rambut rontok, shampo penghitam rambut dan lain sebagainya. Namun taukah kamu kalau ternyata make sampo keseringan ada juga efek sampingnya lo, tau apa aja efek sampingnya ? Kanker ? yup kanker alias kantong kering hanyalah masalah kecilnya. Dampak yang lebih menakutkan adalah bahan-bahan kimia campuran sampo ternyata beberapa diantaranya berpotensi mematikan sel-sel otak serta sel-sel saraf. Tahukah anda bahwa beberapa sampo dan lotion mengandung bahan kimia methylisothiazolinone (MIT). Bahan kimia ini berfungsi sebagai pencegah dan pembunuh kuman. Namun berdasarkan hasil percobaan terhadap tikus, ternyata bahan kimia ini dapat meyebabkan kematian sel otak dan sel syaraf. Selain itu konsentrasi yang cukup tinggi juga dapat menyebabkan iritasi kulit. Meski belum ada uji lebih lanjut terhadap manusia, namun hasil uji terhadap tikus diatas sebaiknya menjadi bahan pertimbangan kita untuk tidak menggunakan shampo berbahan kimia khususnya yang mengandung bahan kimia methylisothiazolinone (MIT) sering-sering. Alangkah bijak jika sejak sekarang kita menggunakan produk-produk herbal termasuk sampo herbal. Karena produk-produk herbal memiliki khasiat yang tidak kalah ampuh, dan keuntungannya relatif lebih aman di pakai. (Penelitian ini disampaikan dalam pertemuan tahunan the American Society for Cell Biology di Washington, D.C, Amerika Serikat.)


Kita pasti sudah tidak asing dengan produk ini yang setiap hari kita pakai saaat mandi. Sabun cair yang digunakan untuk perawatan rambut (keramas), mencuci rambut dan kulit kepala agar dapat memembersihkan minyak, debu, serpihan kulit, dan kotoran lain dari rambut. Kata sampo sendiri berasal dari bahasa Hindi champo, bentuk imperatif dari champna, “memijat”. Di Indonesia dulu sampo dibuat dari merang yang dibakar menjadi abu dan dicampur dengan air.
Sampo sudah menjadi benda wajib untuk membersihkan rambut. Semua orang tak perlu belajar menggunakannya. Hanya, banyak kesalahan sering dilakukan karena salah dalam pemilihan sampo yang tepat buat rambut dan kepala kita. 

         Sampo selain untuk membersihkan rambut dari kotoran dan minyak juga ada yang buat menghilangkan ketombe, merawat rabut, menegangkan permukaan kulit kepala supaya tidak mudah rontok dan berbagai manfaat lain yang terkandung dalam sampo. Sekarang memang banyak sekali berbagai merek sampo dipasaran yang menawarkan berbagai macam sampo dengan kelebihan masing-masing sampai kita bingung untuk memilih sampo mana yang cocok untuk rambut dan kepala kita.
Namun yang akan kita bahas bukan soal merek mana yang paling bagus dari sekian banyak sampo yang beredar sekarang namun kita akan menjabarkan bahan-bahan kimia yang terkandungan didalam sampo yang sering kita pakai dimana ada bahan-bahan yang baik bagi kita namun tidak sedikit ada yang kurang baik untuk rambut dan kulit kepala kita.

Zat kimia tersebut adalah : 

Bahan pembersih, umumnya berupa sistem surfaktan. Kadang selain surfaktan, ditambahkan pula sedikit booster busa untuk mengubah sifat busa yang dihasilkan surfaktan. Bahan surfaktan yang umum digunakan adalah surfaktan anionik, seperti natrium lauril eter sulfat (juga sering disebut natrium lauret sulfat), natrium lauril sulfat, dan senyawa amonium. 

Bahan conditioner, biasanya digunakan bahan berupa surfaktan kationik, seperti olealkonium klorida, distearildimonium klorida, dan isostearil etildimonium etosulfat. 

Bahan aditif fungsional, termasuk di dalamnya bahan yang dapat mengontrol viskositas sampo. Dapat dibayangkan apabila sampo terlalu encer, sampo akan sukar dipakai, demikian pula jika sampo, misalnya, sekental pasta gigi. Bahan yang umum digunakan adalah surfaktan amfoterik, seperti kokamidopropil betain atau kokamidopropil hidroksisultain. Aditif lain adalah pengontrol pH, agar sampo mempunyai pH antara 3,5 dan 4,5. 

Pengawet, sampo tanpa pengawet akan merupakan tempat ideal bagi berkembangnya berbagai jenis bakteri. Hal ini akan membuat produknya cepat rusak dan dapat membahayakan kesehatan. Pengawet yang umum digunakan adalah natrium benzoat, paraben, tetranatrium EDTA. 

Bahan aditif estetik, termasuk di dalamnya pewarna, parfum yang membuat sampo enak dipakai. 

Bahan-bahan aktif medis, misalnya beberapa sampo mengandung seng piritionin yang dapat mengobati ketombe, atau pantenol yang penting untuk pertumbuhan rambut dan yang meningkatkan kelembaban rambut.
Selain itu terdapat juga nutrisi yang dicampurkan kedalam sampo dengan berbagai manfaat yang terkandung didalam nutrisi tersebut. 


Beberapa nutrisi yang bagus untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala kita  adalah: 

Vitamin E, yang banyak terdapat dalam kacang-kacang dan biji-bijjian. Vitamin E adalah vitamin yang sangat diperlukan untuk memperindah rambut. Minyak yang menutupi pori-pori dapat dikurangi dengan mengkonsumsi vitamin E. 

Zink, yang banyak terdapat pada sayuran berdaun hijau seperti bayam 

Biotin, yang banyak terdapat dalam ikan salmon, makarel dan telur. Khasiat telur untuk kesehatan rambut sudah dipercaya berabad-abad lamanya. Bahkan, zaman dulu wanita biasa menggunakan kuning telur untuk merawat keindahan rambutnya.
Sebaliknya, hindari terlalu banyak mengonsumsi kafein dan alcohol karena bisa membuat tubuh kehilangan beberapa mineral penting, seperti zat besi. Sebab kekurangan zat besi akan membuat rambut jadi tipis dan rontok. 

          Tidak semua bahan kimia yang terdapat pada sampo baik untuk rambut dan kulit kepala kita.Terdapat pula bahan-bahan yang dapat berdampak tidak bagus bagi rambut kita maupun kulit kepala kita. Dampak yang menakutkan adalah bahan-bahan kimia campuran sampo ternyata berpotensi mematikan sel-sel otak serta sel-sel saraf. Tahukah anda bahwa beberapa sampo dan lotion mengandung bahan kimia methylisothiazolinone (MIT). Bahan kimia ini berfungsi sebagai pencegah dan pembunuh kuman. Namun berdasarkan hasil percobaan terhadap tikus, ternyata bahan kimia ini dapat meyebabkan kematian sel otak dan sel syaraf. Selain itu konsentrasi yang cukup tinggi juga dapat menyebabkan iritasi kulit.

        Meski belum ada uji lebih lanjut terhadap manusia, namun hasil uji terhadap tikus diatas sebaiknya menjadi bahan pertimbangan kita untuk tidak menggunakan shampo berbahan kimia khususnya yang mengandung bahan kimia methylisothiazolinone (MIT) sering-sering. Alangkah bijak jika sejak sekarang kita menggunakan produk-produk herbal termasuk sampo herbal. Karena produk-produk herbal memiliki khasiat yang tidak kalah ampuh, dan keuntungannya relatif lebih aman di pakai. (Penelitian ini disampaikan dalam pertemuan tahunan the American Society for Cell Biology di Washington, D.C, Amerika Serikat.)
Jadi kita harus berhati-hati dalam memilih sampo yang baik bagi rambut dan kepala kita. Periksa dahulu kandungan bahan kimia yang terdapat dalam sampo yang akan kita beli jika mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya sebaiknya jangan membelinya. 


Bahan kimia tertentu dalam produk perawatan rambut bisa menyebabkan sakit kepala, mual, kelelahan, dan kanker. Hal ini cukup mengejutkan karena produk tersebut jadi bagian rutin dari perawatan rambut sehari-hari. Dr Nipun Jain, senior konsultan dermatologi, di Sri Balaji Action Medical Institute memberikan tips untuk menghindari bahan kimia berbahaya pada produk rambut, seperti dilansir Healthmeup.

1. Isopropyl alcohol

Isopropyl alcohol adalah pelarut yang ditemukan dalam larutan pewarna rambut dan lotion. Jika terhirup, zat kimia ini dapat mengakibatkan sakit kepala, pusing dan mual.

2. Propylene glycol

Propylene glycol digunakan sebagai bahan dasar pada shampo dan kondisioner rambut. Bahan kimia ini bisa dengan mudah menembus kulit dan menyerap protein di dalamnya. Alhasil, kulit jadi cepat kendur deh.

3. Polyethylene glycol

Polyethylene glycol biasa digunakan pada produk pembersih dan perawatan tubuh. Ternyata, paparan zat ini bisa menyebabkan penuaan dini pada kulit.

4. Sodium lauryl sulphate (SLS) & Sodium laureth sulphate(SLES)

Dua jenis zat kimia ini mungkin adalah yang paling berbahaya dari semua bahan dalam produk perawatan tubuh. SLS dan SLES umumnya digunakan pada kondisioner rambut. Apa bahayanya? Mereka bisa membatasi pertumbuhan rambut dan menyebabkan kerontokan. SLS juga dapat mengakibatkan katarak ketika diserap oleh kulit. Bahkan, tanpa adanya kontak langsung dengan mata.

5. DEA (diethanolamine), MEA (momoethanolamine) TEA (triethanolamine)

Bahan-bahan kimia ini lazimnya digunakan dalam shampo dan dipercaya dapat memicu munculnya kanker.

6. FD & C Colour pigments

Shampo dan kondisioner banyak mengandung warna buatan dan sintetis agar terlihat lebih menarik. Warna-warna yang digunakan dalam pewarna rambut menyebabkan masalah iritasi dan saraf.

7. Formaldehyde

Bahan kimia ini biasa digunakan dalam shampo dan kondisioner rambut dan bisa menyebabkan alergi, sakit kepala dan kelelahan. Bahkan, zat ini juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Sungguh mengejutkan. Siapa sangka, produk rambut yang biasa digunakan sehari-hari mengandung bahan kimia berbahaya. Maka dari itu, perawatan alami menjadi solusi terbaik untuk menjaga kesehatan rambut. Ingat! Sesuatu yang alami tidak memiliki efek samping, kawan.

Perawatan di rumah dapat membantu Anda mencegah dan menyingkirkan gejala ketombe, diantaranya seperti :
  • Gunakan sampo anti ketombe.
  • Berbagai shampoo yang tersedia, yang mengandung bahan yang berbeda. Mencoba beberapa akan membantu Anda mengetahui sampo antidandruff yang paling efektif bagi Anda. 
  • Gunakan sampo setiap hari untuk mencegah membangun dari sel-sel kulit mati pada kulit kepala Anda 
  • Jika sampo anti ketombe membantu menghentikan untuk sementara tapi kembali masalah ketombe, coba sampo anti ketombe yang berbeda. 
  • Gunakan sampo anti ketombe alternatif lainnya jika Anda khawatir tentang efek dari bahan kimia sampo antidandruff 'pada rambut Anda. 
  • Gosok kulit kepala Anda.
  • Ketika Anda mencuci rambut, biarkan berbusa kemudian bilas. Sabuni kulit kepala Anda dua kali, dan gosok kulit kepala Anda saat keramas. Ini akan membantu mengusir sel berlebih. Berhati-hatilah untuk tidak menggosok penuh semangat bahwa Anda merusak kulit kepala Anda. 
  • Setelah Anda keramas kedua kalinya, biarkan sampo selama 5 menit. Ini akan memberikan waktu sampo anti ketombe untuk bekerja. 
  • Bilas dengan baik. Ini akan membantu menyingkirkan semua sel Anda telah melonggarkan up selama keramas.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment